Apakah Uang Jasa Raharja Bisa Diambil? Simak Ulasannya

2 min read

Apakah Uang Jasa Raharja Bisa Diambil – Jasa Raharja, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menangani asuransi untuk pengguna jalan, memberikan perlindungan kepada penumpang angkutan umum, pengendara kendaraan pribadi, dan pejalan kaki. Namun, tidak semua kasus kecelakaan lalu lintas ditanggung oleh asuransi ini.

Dalam artikel ini, kami akan membahas secara detail jenis kecelakaan yang ditanggung, cara klaim, serta batas waktu klaim Jasa Raharja.

Jenis Kecelakaan yang Ditanggung oleh Jasa Raharja

Santunan dari Jasa Raharja diberikan kepada penumpang sah dari alat angkutan umum yang mengalami kecelakaan selama berada dalam angkutan tersebut. Contohnya, penumpang bus yang mengalami kecelakaan saat menyeberang laut dengan kapal feri akan mendapatkan santunan ganda. Bagi korban yang jasadnya tidak ditemukan, santunan akan ditentukan berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri.

Selain itu, orang yang berada di luar angkutan umum juga berhak atas santunan jika menjadi korban kecelakaan yang melibatkan alat angkutan umum. Hal ini mencakup orang di dalam kendaraan bermotor yang ditabrak, termasuk penumpang kendaraan dan pengendara sepeda motor pribadi.

Namun, tidak semua korban kecelakaan memenuhi syarat untuk menerima santunan. Pengendara yang menyebabkan kecelakaan dengan dua atau lebih kendaraan bermotor tidak akan mendapatkan santunan. Demikian pula, korban yang menerobos palang pintu kereta api, korban kecelakaan yang disengaja (bunuh diri), atau korban yang terbukti dalam keadaan mabuk tidak akan mendapatkan santunan.

Baca juga:  Cara Daftar Asuransi Kesehatan BRI Insurance dan Manfaatnya

Batas Waktu Klaim Jasa Raharja

Satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pencairan santunan Jasa Raharja? Waktu pencairan santunan bergantung pada kelengkapan dokumen klaim yang diajukan. Manajemen Jasa Raharja menetapkan target pelayanan yang cepat, dengan pencairan santunan bagi korban yang meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan dalam 3 hari sejak kecelakaan terjadi. Sementara itu, pengajuan santunan harus dilakukan dalam 1 jam setelah berkas lengkap diserahkan.

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Jasa Raharja

Jika Anda atau keluarga Anda menjadi korban kecelakaan dan berhak menerima santunan dari Jasa Raharja, berikut langkah-langkah cara mengajukan klaim:

1. Dapatkan Surat Keterangan Kecelakaan

Mintalah surat keterangan kecelakaan dari Unit Lakalantas Polres setempat atau instansi yang memiliki wewenang, seperti PT KAI untuk kecelakaan kereta api atau Syah Bandar untuk kapal laut.

Baca juga:  Cara Dapat Dollar Gratis dari Luar Negeri, Bisa dapat Puluhan Juta dan Terpercaya

2. Persiapkan Surat Keterangan Kesehatan atau Kematian

Buatlah surat keterangan kesehatan atau kematian dari rumah sakit, tergantung pada kondisi korban. Pastikan dokumen ini mencakup informasi yang diperlukan.

3. Siapkan Identitas Pribadi Korban

Bawa identitas pribadi korban, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), surat nikah, dan dokumen lain yang relevan.

4. Kunjungi Kantor Jasa Raharja

Kunjungi kantor Jasa Raharja dan isi formulir klaim. Pastikan Anda mengisi formulir pengajuan santunan, formulir keterangan singkat kecelakaan, formulir kesehatan korban, serta menyertakan keterangan ahli waris jika korban meninggal dunia.

5. Serahkan Dokumen Pendukung

Serahkan formulir yang telah diisi beserta dokumen pendukung kepada petugas Jasa Raharja. Pastikan semua dokumen asli dan fotokopi telah disiapkan.

Untuk korban luka-luka yang mendapatkan perawatan, dokumen tambahan seperti laporan polisi, kuitansi biaya perawatan, dan surat kuasa mungkin diperlukan. Begitu pula dengan korban luka-luka yang mengalami cacat atau meninggal dunia, dokumen tambahan seperti keterangan cacat dari dokter atau surat kematian akan diperlukan.

Besaran Santunan Jasa Raharja

Jumlah santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja bervariasi tergantung pada kondisi korban dan kecelakaan yang terjadi. Berikut adalah besaran santunan yang mungkin Anda terima:

  • Santunan meninggal dunia: Rp50 juta.
  • Santunan cacat tetap (maksimal): Rp50 juta.
  • Santunan perawatan (maksimal): Rp20 juta.
  • Santunan penggantian biaya penguburan jika korban tidak memiliki ahli waris yakni sebanyak dengan nominal Rp. 4.000.000.
  • Santunan untuk manfaat tambahan (penggantian biaya P3K) sebanyak dengan nominal Rp. 1.000.000
  • Santunan untuk manfaat tambahan (penggantian biaya ambulans) sebanyak dengan nominal Rp. 500.000.
Baca juga:  Cara Resmi Menutup Polis Asuransi Prudential Beserta Persyaratannya

Kesimpulan

Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Untuk memastikan Anda mendapatkan hak santunan dengan cepat, pastikan untuk mengumpulkan semua dokumen yang diperlukan dan mengajukan klaim sesegera mungkin. Dengan memahami prosedur dan persyaratan klaim Jasa Raharja, Anda dapat memaksimalkan manfaat asuransi yang Anda miliki.

Kata Kunci Terkait Apakah Uang Jasa Raharja Bisa Diambil?
  • cara cek saldo jasa raharja
  • sisa santunan jasa raharja
  • cara mengambil uang jasa raharja
  • jenis kecelakaan yang ditanggung jasa raharja
  • cara mengurus jasa raharja kecelakaan sepeda motor
  • siapa saja yang berhak menerima jasa raharja
  • santunan jasa raharja patah tulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *