Cara Mengurus Jasa Raharja Kecelakaan Sepeda Motor Beserta Syaratnya

1 min read

Cara Mengurus Jasa Raharja Kecelakaan Sepeda Motor – Anda mungkin sudah familiar dengan Jasa Raharja, sebuah asuransi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jasa Raharja menyediakan perlindungan asuransi untuk kecelakaan lalu lintas, termasuk penumpang angkutan umum, kendaraan pribadi, dan pejalan kaki.

Landasan hukum untuk pengelolaan ini tertuang dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum. Hukum ini menegaskan hak santunan bagi penumpang yang mengalami kecelakaan selama perjalanan.

Undang-undang tersebut menyebutkan bahwa korban yang berhak atas santunan adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan umum yang mengalami kecelakaan diri. Penumpang tersebut berhak atas santunan jika kecelakaan terjadi saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan. Jika korban tidak ditemukan atau jasadnya hilang, penyelesaian santunan didasarkan pada Putusan Pengadilan Negeri. Proses klaim asuransi Jasa Raharja dapat dilakukan secara online maupun offline.

Baca juga:  Syarat dan Cara Pinjam Uang di Bank BRI Tanpa Jaminan untuk Usaha 2023

Syarat Mendapatkan Asuransi Jasa Raharja

Untuk memperoleh Asuransi Jasa Raharja, Anda perlu melengkapi berkas data diri dan korban yang tercatat di kantor polisi. Selanjutnya, Anda dapat mengajukan santunan ke kantor Jasa Raharja dengan mengisi formulir dan melampirkan dokumen pendukung yang diperlukan.

Dokumen Dasar:

  1. Formulir pengajuan santunan
  2. Formulir keterangan singkat kecelakan
  3. Formulir kesehatan korban
  4. Keterangan ahli waris jika korban meninggal dunia

Dokumen Pendukung:

Untuk korban luka-luka yang mendapatkan perawatan, dokumen pendukung meliputi laporan polisi, kuitansi biaya perawatan, kuitansi obat-obatan, fotokopi KTP korban, surat kuasa (jika dikuasakan), surat rujukan (jika pindah rumah sakit), dan lainnya.

Cara dan Syarat Mengajukan Asuransi Jasa Raharja

Berikut adalah langkah-langkah dan syarat yang perlu Anda penuhi untuk mengajukan asuransi Jasa Raharja:

  1. Minta surat keterangan kecelakaan dari unit Lakalantas Polres atau instansi serupa yang memiliki wewenang.
  2. Bawa surat keterangan kesehatan atau kematian dari rumah sakit.
  3. Bawa identitas pribadi korban (asli dan fotokopi), seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk, dan Surat Nikah.
  4. Kunjungi kantor Jasa Raharja dan isi formulir, termasuk formulir pengajuan santunan, formulir keterangan singkat kecelakaan, formulir kesehatan korban, dan keterangan ahli waris (jika korban meninggal dunia).
  5. Serahkan formulir dan dokumen pendukung kepada petugas.
  6. Untuk korban luka-luka, lampirkan laporan polisi, kuitansi biaya perawatan, kuitansi obat-obatan, fotokopi KTP korban, surat kuasa (jika dikuasakan), surat rujukan (jika pindah rumah sakit), dan lainnya.
  7. Untuk korban luka-luka hingga mengalami cacat, lampirkan juga keterangan cacat tetap dari dokter yang merawat korban.
  8. Untuk korban meninggal dunia, sertakan surat kematian dari rumah sakit atau kelurahan, fotokopi KTP korban dan ahli waris, fotokopi KK, fotokopi surat nikah (jika menikah), fotokopi akta kelahiran (jika belum menikah), kuitansi biaya perawatan, kuitansi obat-obatan, dan surat rujukan (jika pindah rumah sakit).
  9. Tunggu proses pencairan.
Baca juga:  Cara Mengetahui Nomor Telepon Teman di Aplikasi Michat Dengan Mudah

Besaran Santunan Jasa Raharja

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah besaran santunan yang dapat diterima oleh korban kecelakaan lalu lintas:

  • Santunan meninggal dunia: Rp 50 juta
  • Santunan cacat tetap (maksimal): Rp 50 juta
  • Santunan perawatan (maksimal): Rp 20 juta
  • Santunan pengganti biaya penguburan apabila korban kecelakaan tidak mempunyai ahli waris: Rp 4 juta
  • Santunan yang bisa digunaan untuk manfaat tambahan seperti pengganti biaya P3K: Rp 1 juta
  • Santunan yang bisa digunakan untuk manfaat tambahan seperti pengganti biaya ambulans: Rp 500 ribu

Kesimpulan

Mengurus asuransi Jasa Raharja tidak perlu rumit jika Anda memahami prosedur dan persyaratan yang dibutuhkan. Pastikan untuk melengkapi dokumen dengan teliti dan mengikuti langkah-langkah pengajuan klaim dengan benar. Dengan begitu, Anda dapat memperoleh santunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga:  Cara Investasi Reksadana di Bank Mandiri Menggunakan Aplikasi Livin' by Mandiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *