Mengenal Asuransi Kelautan, Manfaat, dan Cara Kerjanya, Kerja di Kapal Wajib Tahu!

2 min read

Asuransi Kelautan – Sebagai salah satu produk keuangan yang wajib dimiliki oleh setiap individu, asuransi memainkan peran krusial dalam memberikan perlindungan finansial. Salah satu bentuk asuransi yang perlu Anda pertimbangkan adalah asuransi laut. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara rinci mengenai asuransi pengangkutan laut, objek asuransi laut, dan manfaat yang dapat Anda peroleh. Mari kita jelajahi dunia asuransi laut bersama.

Apa Itu Asuransi Laut

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), asuransi laut adalah jenis asuransi pengangkutan yang terkait dengan kapal laut dan muatannya. Produk ini memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi selama pelayaran di lautan. Dikenal juga sebagai marine insurance atau asuransi kelautan, produk ini sangat relevan bagi importir, eksportir, dan pihak yang terlibat dalam pengiriman barang lintas pulau atau negara. Simak penjelasan di bawah ini untuk pemahaman lebih mendalam.

Manfaat Asuransi Laut

1. Ganti Rugi Terhadap Risiko Eksternal: Polis asuransi laut menjamin kerugian yang disebabkan oleh kejadian-kejadian di luar kendali Anda.

Baca juga:  Cara Pengembalian Asuransi Kredit Bank BRI Berdasarkan Jenisnya

2. Perlindungan Barang Selama Pengangkutan: Asuransi laut memberikan perlindungan terhadap kerusakan atau kehilangan barang selama proses pengangkutan, baik melalui darat, laut, maupun udara.

3. Jenis Polis Asuransi: Terdapat tiga jenis polis asuransi laut, antara lain New Marine Policy Form (NMPF), Polis Standar Asuransi Pengangkutan Barang Indonesia (PSAPBI), dan jenis risiko yang dijamin oleh masing-masing polis.

Baca Juga: Cara Membuat Surat Asuransi Mobil Lengkap Beserta Persyaratannya

Untuk lebih memahami jenis risiko yang dijamin, mari kita bahas setiap polis secara singkat:

  1. NMPF: Digunakan untuk pengangkutan antar negara (ekspor/impor).
  2. PSAPBI: Digunakan untuk pengangkutan nasional (dalam negeri) dengan jenis risiko yang dijamin sesuai dengan ICC ‘C’ NMPF, ICC ‘B’ NMPF, dan ICC ‘A’ NMPF.

Asuransi laut memberikan perlindungan menyeluruh, mulai dari risiko kebakaran, kapal kandas, hingga risiko gempa bumi atau perang, tergantung pada jenis polis yang Anda pilih.

Aturan dan Ketentuan Asuransi Laut

Proses klaim asuransi laut mematuhi aturan dan ketentuan tertentu. Nasabah atau tertanggung diharuskan membayar premi sesuai dengan faktor-faktor seperti jenis barang, alat angkut, rute pengangkutan, dan luas perlindungan yang diminta. Namun, terdapat juga beberapa risiko yang tidak ditanggung, seperti tindakan sengaja, keausan alamiah, atau kekurangan packing.

Baca juga:  Exploring Dental Insurance Plans: Finding the Perfect Fit for Your Needs

Penting untuk memahami ketentuan premi dan risiko yang dikecualikan untuk memastikan Anda mendapatkan manfaat perlindungan optimal. Setiap perusahaan asuransi memiliki regulasi yang berbeda, jadi pastikan Anda memahami aturan yang berlaku sebelum memutuskan untuk mengajukan klaim.

Hal yang Sering Ditanyakan

Pertanyaan Umum tentang Asuransi Laut:

  1. Apa yang dimaksud dengan asuransi laut?
    Asuransi laut adalah jenis asuransi pengangkutan yang memberikan perlindungan terhadap risiko kerusakan atau kehilangan barang selama proses pengiriman, terutama melalui moda transportasi laut.
  2. Bagaimana cara kerja polis asuransi laut?
    Polis asuransi laut bekerja dengan memberikan jaminan ganti rugi terhadap kerugian yang diakibatkan oleh kejadian di luar kendali tertanggung, seperti kebakaran, kapal kandas, atau risiko perang, sesuai dengan jenis polis yang dipilih.
  3. Apa saja jenis polis asuransi laut yang umum digunakan?
    Ada tiga jenis polis asuransi laut yang umum digunakan, yaitu New Marine Policy Form (NMPF), Polis Standar Asuransi Pengangkutan Barang Indonesia (PSAPBI), dan jenis risiko yang dijamin oleh masing-masing polis.
  4. Apa yang menjadi faktor penentu besaran premi asuransi laut?
    Beberapa faktor penentu premi asuransi laut meliputi jenis barang, alat angkut, rute pengangkutan, dan luas perlindungan yang diminta oleh nasabah.
  5. Apa risiko yang umumnya tidak ditanggung oleh asuransi laut?
    Beberapa risiko yang umumnya tidak ditanggung meliputi tindakan sengaja, keausan alamiah, atau kekurangan packing. Pastikan untuk memahami risiko yang dikecualikan sebelum mengajukan klaim.
Baca juga:  Asuransi Kesehatan Untuk Karyawan Perusahaan Insurance Corporate Prudential

Kesimpulan

Asuransi laut adalah produk yang tidak dapat diabaikan, terutama bagi mereka yang terlibat dalam bisnis pengangkutan barang. Dengan pemahaman yang mendalam mengenai pengertian, manfaat, jenis layanan, dan aturan-aturan yang berlaku, Anda dapat memanfaatkan asuransi laut sebagai bentuk perlindungan yang efektif. Jangan ragu untuk mempertimbangkan kebutuhan Anda dan pilihlah polis yang sesuai agar Anda dapat melibas lautan bisnis dengan lebih tenang dan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *